Blog


Daily Cleaning vs Deep Cleaning Gedung: Perbedaan & Kapan Dibutuhkan?

Daily Cleaning vs Deep Cleaning Gedung: Perbedaan & Kapan Dibutuhkan?

Dipublikasikan oleh Faridatul Laily 4 days ago - 5 min reads
Daily Cleaning vs Deep Cleaning Gedung: Perbedaan & Kapan Dibutuhkan?

Menjaga kebersihan gedung komersial membutuhkan lebih dari sekadar jadwal pembersihan rutin. Facility manager juga perlu memastikan setiap area mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi dan tingkat penggunaannya. Debu dan sampah harian bisa ditangani melalui pembersihan rutin, sedangkan kerak membandel dan kotoran yang menumpuk membutuhkan metode berbeda.

Memahami daily cleaning vs deep cleaning membantu perusahaan menentukan jenis layanan yang tepat, menjaga kondisi fasilitas, dan mengelola kebutuhan pembersihan secara lebih efektif.

Apa Perbedaan Daily Cleaning dan Deep Cleaning Gedung?

Perbedaan daily cleaning vs deep cleaning terletak pada tujuan dan cakupan pekerjaannya. Daily cleaning berfokus pada kebersihan sehari-hari, sedangkan deep cleaning menangani area atau kotoran yang membutuhkan pembersihan lebih menyeluruh.

Aspek

Daily Cleaning

Deep Cleaning

Tujuan

Menjaga kebersihan area selama aktivitas operasional

Menangani kotoran yang membutuhkan pembersihan lebih mendalam

Fokus Pekerjaan

Debu, sampah, noda ringan, dan kebersihan permukaan

Kerak, noda membandel, penumpukan kotoran, dan area yang sulit dijangkau

Cakupan Area

Ruang kerja, lobby, koridor, toilet, dan area bersama

Area spesifik yang membutuhkan penanganan khusus

Frekuensi

Setiap hari atau sesuai kebutuhan operasional

Berkala atau berdasarkan kondisi dan hasil inspeksi

Metode & Peralatan

Peralatan dan prosedur pembersihan rutin

Metode, peralatan, dan bahan pembersih yang disesuaikan dengan kondisi area

Cakupan deep cleaning dapat berbeda pada setiap gedung, tergantung kondisi fasilitas dan ruang lingkup layanan yang disepakati.

Baca juga : 5 Keuntungan Menggunakan Jasa Cleaning Service, Ibu Sibuk Wajib Tau!

Kapan Gedung Membutuhkan Daily Cleaning?


Daily cleaning berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan gedung selama aktivitas bisnis berlangsung. Layanan ini membantu memastikan area yang digunakan setiap hari tetap terawat, mulai dari ruang kerja hingga fasilitas bersama.

Beberapa pekerjaan yang umumnya termasuk dalam daily cleaning adalah:

  • Ruang kerja dan kantor: Membersihkan debu pada permukaan meja, menyapu dan mengepel lantai, serta mengosongkan tempat sampah.
  • Lobby dan koridor: Menjaga kebersihan lantai dan menangani noda ringan pada area yang sering dilalui karyawan maupun pengunjung.
  • Toilet dan pantry: Membersihkan wastafel, toilet, dan permukaan yang sering digunakan, serta memeriksa ketersediaan perlengkapan sanitasi.
  • Area bersama: Membersihkan fasilitas dan permukaan yang sering disentuh untuk membantu menjaga kebersihan selama jam operasional.

Pada gedung dengan aktivitas tinggi, beberapa area seperti toilet dan lobby mungkin membutuhkan pembersihan berulang dalam sehari. Frekuensinya dapat disesuaikan dengan jumlah pengguna, kondisi area, dan standar kebersihan yang ditetapkan perusahaan.

Kapan Gedung Membutuhkan Deep Cleaning?

Dalam penerapan daily cleaning dan deep cleaning, deep cleaning dibutuhkan ketika pembersihan rutin belum cukup untuk menangani kondisi area tertentu. Berikut beberapa tanda bahwa gedung mungkin memerlukan pembersihan lebih menyeluruh.

1. Terdapat Kerak atau Penumpukan Kotoran

Kerak air pada area sanitasi, noda minyak di pantry, atau kotoran yang melekat pada lantai bisa sulit dihilangkan dengan prosedur pembersihan biasa. Kondisi ini memerlukan metode dan bahan pembersih yang sesuai dengan jenis kotoran serta permukaan yang ditangani.

2. Area Sulit Dijangkau Membutuhkan Perhatian

Bagian di bawah atau di balik furnitur, sudut ruangan, dan area tertentu pada bagian atas gedung dapat luput dari pembersihan rutin. Jika debu dan kotoran mulai menumpuk, area tersebut perlu dimasukkan ke dalam jadwal pembersihan menyeluruh sesuai akses dan kebutuhan fasilitas.

3. Lantai atau Permukaan Membutuhkan Perawatan Khusus

Material seperti marmer, vinyl, dan karpet memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda. Metode seperti pemolesan lantai (floor polishing) atau pencucian karpet menggunakan mesin ekstraksi (carpet extraction) dapat diperlukan untuk menangani kotoran yang tidak cukup dibersihkan dengan metode harian.

Pemilihan metode harus mempertimbangkan jenis material dan kondisi permukaan agar proses pembersihan tidak menimbulkan kerusakan.

4. Gedung Selesai Direnovasi atau Ruangan Akan Digunakan Kembali

Pekerjaan renovasi dapat meninggalkan debu konstruksi, sisa cat, dan kotoran lainnya. Sebelum area digunakan kembali, pembersihan menyeluruh mungkin diperlukan untuk menangani sisa material tersebut dan mempersiapkan ruangan sesuai kebutuhan operasional.

Baca juga : Jasa Cleaning Service Malang Terbaik untuk Hotel, Resort, dan Guest House

Seberapa Sering Deep Cleaning Gedung Perlu Dilakukan?

Frekuensi deep cleaning tidak harus sama untuk setiap gedung maupun seluruh area di dalamnya. Dalam menentukan jadwal daily cleaning dan deep cleaning, perusahaan perlu mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

  1. Intensitas penggunaan area: Area yang ramai digunakan cenderung membutuhkan evaluasi lebih sering dibandingkan area dengan aktivitas rendah.
  2. Jenis material dan permukaan: Lantai, karpet, kaca, dan fasilitas sanitasi memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda.
  3. Kondisi aktual area: Penumpukan kotoran, hasil inspeksi, dan catatan pembersihan rutin dapat menjadi dasar untuk menentukan prioritas.

Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, perusahaan dapat menyusun jadwal deep cleaning sesuai kebutuhan aktual, bukan hanya berdasarkan interval waktu yang sama untuk seluruh gedung.

Apakah Daily Cleaning dan Deep Cleaning Perlu Dilakukan Bersamaan?


Ya, keduanya dapat menjadi bagian dari program kebersihan gedung yang terintegrasi. Daily cleaning menjaga kondisi area tetap bersih selama operasional, sedangkan deep cleaning menangani kebutuhan pembersihan yang tidak tercakup dalam rutinitas harian.

Sebagai contoh, lantai lobby perlu disapu dan dipel setiap hari. Namun, ketika permukaan mulai menunjukkan penumpukan kotoran atau membutuhkan perawatan tambahan, metode seperti pemolesan lantai dapat dipertimbangkan sesuai jenis material dan kondisinya.

Dengan memahami daily cleaning vs deep cleaning, perusahaan dapat membedakan kebutuhan perawatan rutin dan pembersihan mendalam tanpa harus menerapkan metode yang sama pada seluruh area.

Baca juga : Jasa Cuci Kasur & Springbed untuk Kualitas Tidur yang Lebih Baik

Optimalkan Kebersihan Gedung Bersama ecoCare Cleaning

Setiap gedung memiliki kebutuhan kebersihan yang berbeda. Karena itu, pemilihan layanan perlu mempertimbangkan jenis fasilitas, aktivitas operasional, kondisi area, dan standar kebersihan yang ditetapkan perusahaan.

ecoCare Cleaning menyediakan layanan kebersihan untuk berbagai fasilitas bisnis dan gedung komersial, termasuk daily cleaning, general cleaning, dan pembersihan khusus sesuai kebutuhan. Dengan tenaga terlatih, peralatan yang sesuai, serta ruang lingkup pekerjaan yang terencana, kebutuhan kebersihan fasilitas dapat dikelola secara lebih terarah.

Hubungi tim ecoCare Cleaning melalui WhatsApp 0851-8328-8918  untuk mendiskusikan kebutuhan cleaning service gedung Anda dan menentukan cakupan layanan yang sesuai dengan kondisi fasilitas.