Blog


Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju, Dijamin Ampuh!

Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju, Dijamin Ampuh!

Dipublikasikan oleh Faridatul Laily 1 day ago - 8 min reads
Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju, Dijamin Ampuh!

Siapa sih yang nggak kesal saat mau pakai baju favorit, tapi malah tercium bau apek? Rasanya seperti semangat langsung turun. Padahal baju sudah dicuci, sudah diberi pewangi, bahkan disimpan rapi di lemari. Tapi tetap saja aroma lembap dan tidak segar itu muncul lagi.

Masalah bau apek pada baju memang sering dianggap sepele, padahal cukup mengganggu kenyamanan dan rasa percaya diri saat beraktivitas. Terlebih ketika sedang bekerja, menghadiri acara, atau bertemu banyak orang, pakaian yang mengeluarkan aroma tidak sedap tentu bisa membuat seseorang merasa kurang nyaman.

Kabar baiknya, ada banyak cara menghilangkan bau apek pada baju yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah. Mulai dari bahan alami sampai teknik mencuci yang benar. Yuk, bahas satu per satu secara lengkap!

Kenapa Baju Bisa Bau Apek?

Baju yang sudah dicuci tetapi tetap bau apek tentu cukup mengganggu. Banyak orang mengira penyebabnya hanya karena proses penjemuran, padahal ada beberapa faktor lain yang sering tidak disadari. Agar penanganannya lebih tepat, penting untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab munculnya bau apek pada pakaian. Berikut beberapa penyebab baju bisa berbau apek : 

1. Kelembapan yang Tinggi

Cuaca tropis dengan tingkat kelembapan tinggi membuat pakaian lebih mudah lembap, terutama jika dijemur di area yang minim sinar matahari atau kurang sirkulasi udara. Kondisi lembap inilah yang menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur penyebab bau apek pada pakaian.

2. Baju Terlalu Lama Didiamkan

Membiarkan baju basah terlalu lama setelah dicuci juga menjadi penyebab yang cukup sering terjadi. Pakaian yang didiamkan di mesin cuci atau ember cucian dapat memicu pertumbuhan bakteri dalam waktu singkat, sehingga muncul aroma tidak sedap meski baru selesai dicuci.

3. Mesin Cuci yang Kotor

Mesin cuci yang jarang dibersihkan dapat menyimpan residu deterjen, kotoran, hingga jamur di dalam tabungnya. Akibatnya, pakaian yang dicuci justru ikut menyerap bau lembap dan tidak segar dari mesin cuci tersebut.

Baca juga : Jangan Tunggu Parah, Ini 5 Tanda Rumah Perlu General Cleaning

Dampak Bau Apek pada Pakaian


Bau apek pada pakaian bukan hanya membuat aroma baju menjadi kurang nyaman, tetapi juga dapat memengaruhi kenyamanan saat beraktivitas. Jika dibiarkan terlalu lama, kondisi ini bahkan bisa berdampak pada kualitas pakaian dan kebersihan area penyimpanan. Karena itu, penting mengetahui cara menghilangkan bau apek pada baju agar pakaian tetap nyaman digunakan sehari-hari.

Beberapa dampak yang sering terjadi akibat bau apek pada pakaian antara lain:

  • Menurunkan rasa percaya diri saat digunakan
  • Membuat pakaian terasa kurang nyaman dipakai
  • Memicu alergi atau iritasi pada kulit sensitif
  • Menjadi tanda adanya jamur pada serat kain
  • Membuat lemari pakaian ikut berbau tidak sedap

Selain itu, pakaian yang terus-menerus lembap dan bau apek juga dapat membuat kualitas kain lebih cepat rusak.

Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju Secara Efektif

Bau apek pada pakaian sebenarnya bisa diatasi dengan beberapa langkah sederhana di rumah. Penanganan yang tepat tidak hanya membantu menghilangkan aroma tidak sedap, tetapi juga menjaga pakaian tetap bersih, segar, dan nyaman digunakan.

Berikut beberapa cara menghilangkan bau apek pada baju yang bisa Anda coba.

1. Mencuci dengan Air Hangat

Air hangat membantu mengurangi bakteri penyebab bau sekaligus meluruhkan kotoran dan residu deterjen yang menempel pada serat kain. Suhu hangat juga membantu proses pencucian menjadi lebih maksimal dibanding menggunakan air dingin biasa. Metode ini menjadi salah satu cara menghilangkan bau apek pada baju yang cukup praktis dilakukan. 

Cara penggunaannya:

  • Rendam pakaian menggunakan air hangat
  • Tambahkan deterjen secukupnya
  • Diamkan sekitar 30 menit
  • Cuci kembali seperti biasa

Sebelum menggunakan metode ini, pastikan jenis kain aman terkena air hangat agar pakaian tidak mudah rusak atau menyusut.

2. Menggunakan Cuka Putih

Cuka putih dikenal cukup efektif membantu menetralisir bau tidak sedap pada pakaian. Kandungan asam asetat di dalamnya membantu mengurangi bakteri penyebab bau sekaligus melarutkan sisa deterjen yang menempel di kain. 

Cara penggunaannya:

  • Campurkan 1 gelas cuka putih ke dalam air rendaman
  • Rendam pakaian selama kurang lebih 1 jam
  • Bilas dan cuci kembali menggunakan deterjen

Setelah pakaian kering, aroma cuka biasanya akan hilang dengan sendirinya dan pakaian terasa lebih segar.

3. Memanfaatkan Baking Soda

baking soda juga sering digunakan sebagai cara menghilangkan bau apek pada baju karena membantu menyerap aroma tidak sedap tanpa merusak serat kain. Selain itu, baking soda juga membantu menyeimbangkan pH sehingga aroma tidak sedap lebih mudah berkurang. 

Tidak heran jika penggunaan cuka putih sering menjadi pilihan cara menghilangkan bau apek pada baju secara alami tanpa perlu bahan tambahan yang terlalu banyak. 

Cara penggunaannya:

  • Tambahkan 3–4 sendok baking soda saat mencuci
  • Bisa juga digunakan sebagai rendaman sebelum dicuci
  • Bilas hingga bersih setelah proses pencucian selesai

Metode ini membantu membuat pakaian terasa lebih segar dan nyaman digunakan sehari-hari.

4. Menjemur di Bawah Sinar Matahari

Menjemur pakaian di bawah sinar matahari langsung masih menjadi salah satu cara paling efektif untuk membantu menghilangkan bau apek. Sinar matahari membantu mengurangi bakteri dan jamur secara alami, sementara sirkulasi udara membuat pakaian lebih cepat kering.

Pakaian yang tidak kering sempurna biasanya lebih mudah menyimpan kelembapan dan memicu munculnya aroma apek setelah disimpan di lemari.

Agar hasil lebih maksimal:

  • Jemur pakaian dengan jarak yang cukup
  • Hindari menumpuk pakaian saat dijemur
  • Balik pakaian agar warna tidak cepat pudar

Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan kembali ke dalam lemari.

5. Menggunakan Cairan Antibakteri

Pewangi pakaian memang membantu memberikan aroma lebih segar, tetapi penggunaan cairan antibakteri juga penting untuk membantu mengurangi sumber bau pada pakaian. Cairan antibakteri bekerja membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau yang sering menempel pada serat kain. Penggunaan cairan antibakteri dapat menjadi cara menghilangkan bau apek pada baju agar aroma tidak sedap tidak mudah muncul kembali. 

Dengan begitu, bau tidak sedap tidak hanya tertutupi sementara, tetapi juga dapat diminimalkan dari penyebab utamanya.

Baca juga : Wastafel Dapur Mampet dan Bau? Ini Cara Mengatasinya Tanpa Bongkar Pipa

Cara Menghilangkan Bau Apek pada Baju Tanpa Dicuci

Dalam kondisi tertentu, pakaian mungkin perlu segera digunakan sehingga tidak sempat dicuci ulang. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara menghilangkan bau apek pada baju tanpa harus mencucinya kembali.

1. Menggunakan Uap Panas

Uap panas dapat membantu mengurangi bakteri penyebab bau pada pakaian sekaligus membantu mengurangi aroma lembap yang menempel pada kain. Metode ini cukup praktis digunakan untuk pakaian yang tidak terlalu kotor tetapi mulai mengeluarkan bau tidak sedap. Caranya cukup dengan menggantung pakaian di kamar mandi lalu menyalakan shower air panas beberapa menit hingga ruangan dipenuhi uap. Metode ini cukup cocok digunakan untuk jaket, hoodie, jas, atau pakaian berbahan tebal lainnya.

2. Menyemprotkan Campuran Alkohol

Campuran alkohol dan air dapat digunakan sebagai penyegar pakaian sementara. Alkohol membantu mengurangi bakteri penyebab bau sekaligus membuat aroma lembap pada pakaian lebih cepat menghilang. Anda cukup mencampurkan 1 bagian alkohol dan 2 bagian air, lalu menyemprotkannya tipis-tipis pada pakaian. Jika diperlukan, tambahkan sedikit essential oil agar aroma pakaian terasa lebih segar. Setelah disemprot, angin-anginkan pakaian beberapa saat sebelum digunakan.

Tips Agar Baju Tidak Bau Apek Lagi


Selain mencoba berbagai cara menghilangkan bau apek pada baju, pencegahan juga penting agar pakaian tetap segar lebih lama.

1. Jangan Menumpuk Baju Basah

Membiarkan pakaian basah terlalu lama dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab bau tidak sedap. Kondisi lembap membuat mikroorganisme lebih mudah berkembang, terutama pada pakaian berbahan tebal. Karena itu, sebaiknya segera jemur pakaian setelah selesai dicuci agar tidak menimbulkan bau apek.

2. Pastikan Lemari Tetap Kering

Lemari yang lembap dapat membuat pakaian kembali bau meskipun sudah dicuci bersih. Kurangnya sirkulasi udara di dalam lemari juga membuat kelembapan lebih mudah terperangkap. Untuk mengatasinya, Anda bisa membuka lemari secara berkala agar udara tetap bersirkulasi, menggunakan silica gel atau penyerap lembap, serta menghindari menyimpan pakaian dalam kondisi setengah kering. Menjaga kondisi lemari tetap kering membantu pakaian tetap segar lebih lama.

3. Gunakan Pengharum Lemari

Pengharum lemari dapat membantu menjaga aroma pakaian tetap segar selama disimpan. Selain menggunakan pengharum khusus, Anda juga bisa memanfaatkan bahan alami seperti kopi bubuk, arang bambu, atau lavender kering yang membantu menyerap kelembapan sekaligus menjaga aroma lemari tetap nyaman.

Baca juga : Cara Membersihkan Barang yang Ada di Dapur Tanpa Ribet, Hasilnya Bikin Kaget!

Cara Menyimpan Baju Agar Tetap Segar

Selain proses mencuci, cara penyimpanan pakaian juga berpengaruh terhadap munculnya bau apek. Penyimpanan yang tepat membantu menjaga pakaian tetap bersih dan nyaman digunakan.

1. Lipat Pakaian dalam Kondisi Benar-Benar Kering

Pakaian yang masih sedikit lembap berisiko memicu munculnya jamur dan bau tidak sedap saat disimpan di dalam lemari. Karena itu, penting memastikan pakaian benar-benar kering sebelum dilipat. Kelembapan kecil yang tertinggal pada kain sering kali menjadi penyebab utama munculnya aroma apek setelah beberapa hari penyimpanan.

2. Pisahkan Baju Bersih dan Baju Kotor

Mencampur pakaian bersih dengan pakaian yang sudah dipakai dapat menyebabkan aroma keringat dan bakteri berpindah ke pakaian lain. Akibatnya, pakaian yang awalnya bersih bisa ikut terasa kurang segar. Karena itu, sebaiknya gunakan tempat terpisah untuk menyimpan pakaian kotor dan pakaian yang sudah bersih.

3. Gunakan Organizer Lemari

Organizer membantu menjaga susunan pakaian tetap rapi sekaligus memberikan sirkulasi udara yang lebih baik di dalam lemari. Pakaian yang disimpan terlalu padat biasanya lebih mudah lembap dan memicu bau tidak sedap. Dengan penyimpanan yang lebih teratur, pakaian juga akan terasa lebih segar dan nyaman saat digunakan kembali..

Bau apek pada pakaian memang bisa mengganggu kenyamanan saat digunakan. Namun, dengan memahami cara menghilangkan bau apek pada baju yang tepat, pakaian bisa tetap terasa segar, bersih, dan nyaman digunakan setiap hari.  

Jika Anda membutuhkan bantuan cleaning untuk menjaga kebersihan rumah dan area laundry tetap lebih nyaman dan higienis, Tukang Bersih Indonesia siap membantu. Download aplikasi Tukang Bersih Indonesia di App Store atau Play Store, atau hubungi WhatsApp 0851-8328-8918 untuk pemesanan jasa bersih yang praktis, nyaman, dan terpercaya.